Perancangan Lapis Pondasi Agregat Tanpa Penutup Aspal Pada Gradasi Batas Tengah Dengan Menggunakan Clay Stone

Norhadi, Ahmad and Fauzi, Muhammad and Marzuki, Ahmad and Zuraida, Zuraida (2019) Perancangan Lapis Pondasi Agregat Tanpa Penutup Aspal Pada Gradasi Batas Tengah Dengan Menggunakan Clay Stone. Jurnal Gradasi Sipil, 2 (2). pp. 45-54. ISSN 2598-8581

[img] Text
609-49-1696-1-10-20190126 (1).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
Official URL: http://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/Teknik_Sipi...

Abstract

Lapis Pondasi Agregat Tanpa Penutup Aspal merupakan struktur lapisan yang kuat karena menerima beban langsung kendaraan di atas permukaan jalan. Pada Umumnya pembuatan jalan akses lokasi pertambangan tidak menggunakan perkerasan dengan penutup aspal. Salah satu bahan untuk perkerasan jalan pertambangan umumnya memanfaatkan hasil galian permukaan tambang itu sendiri menggunakan clay stone sebagai tambahan campuran atau filler untuk struktur lapis pondasi agregat. Clay stone merupakan batuan sedimen yang sifatnya kuat jika di dalam tanah dan akan menjadi lembek jika terendam air. Material Lapis Pondasi Agregat Tanpa Penutup Aspal didominasi oleh partikel halus yaitu maksimum diameter 19 mm sehingga sulit untuk mengatur komposisi gradasi. Sehingga untuk mendapatkan komposisi gradasi Lapis Pondasi Agregat Tanpa Penutup Aspal yang ideal maka perlu dilakukan “Penelitian Perancangan Lapis Pondasi Agregat Tanpa Penutup Aspal pada Gradasi Batas Tengah dengan Menggunakan Clay Stone”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai komposisi campuran antara clay stone dan batu pecah, nilai kandungan PI (Indeks Plastis) dan nilai CBR Material Lapis Pondasi Agregat Tanpa Penutup Aspal harus memenuhi ketentuan sifat-sifat bahan sesuai dengan spesifikasi Umum Bina Marga Edisi Tahun 2010 Revisi 3, gradasi terdiri dari material lolos saringan ¾, nilai batas cair maksimum 35%, nilai indeks plastisitas minimum 4% dan maksimum 15%, gumpalan lempung dan butiran-butiran mudah pecah minimal 0% dan maksimum 5%, abrasi agregat kasar maksimum 40% dan memiliki nilai CBR (California Bearing Ratio) minimum 60%. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui komposisi campuran antara clay stone dan batu, nilai PI (Indeks Plastis) dan nilai CBR dari gradasi Batas Tengah Lapis Pondasi Agregat Tanpa Penutup Aspal. Komposisi campuran antara clay stone dan agregat batu pecah pada gradasi batas tengah yaitu batu pecah 1-2 sebesar 20%, batu pecah 1-1 sebesar 33%, abu batu sebesar 35%, dan clay stone sebesar 12%. Berdasarkan hasil pemeriksaan batas cair dan batas plastis, didapat nilai Indeks Plastis (PI) dari clay stone sebesar 35,696% dan untuk kombinasi campuran agregat batu pecah dengan tambahan 12% clay stone sebesar13,941%. Berdasarkan hasil pemeriksaan kepadatan dan CBR Laboratorium, didapat nilai CBR desain dari agregat batu pecah sebesar 73%, clay stone sebesar 1,150% dan untuk kombinasi campuran clay stone dan agregat batu pecah sebesar 64%.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Lapis Pondasi, Clay Stone, Indeks Plastis (PI), California Bearing Ratio(CBR)
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Jurusan Teknik Sipil > D3 Teknik Sipil
Depositing User: Staf Editor P3M
Date Deposited: 09 Apr 2019 14:19
Last Modified: 09 Apr 2019 14:19
URI: http://repository.poliban.ac.id/id/eprint/319

Actions (login required)

View Item View Item